https://tpinews21.com/wp-content/uploads/2022/05/IMG_20220530_033408.jpg

Tpinews21.com – Kabupaten Tangerang | Perwakilan dari perusahaan PT IGL, H.Bambang menyebut bahwa uang kompensasi atas proyek pembangunan kawasan industri milik PT Irama Gemilang Lestari (IGL) yang berlokasi di Desa Cileles Kecamatan Tigaraksa Kabupaten Tangerang Banten yang diberikan untuk warga sekitar yakni RT, RW serta (Kades) bervariasi, dari nominal 100 ribu rupiah, hingga bernilai 10 juta setiap bulan.

“Perusahaanpun sudah memberikan uang bising untuk masyarakat setiap bulannya di 6 wilayah, mulai dari warga, ketua RT, ketua RW, ketua pemuda, juga kepala desa (Kades),” ucap H.Bambang saat berdialog dengan tim LSM BP2A2N Senin, 24 Mei 2022 sekira pukul 14.47 WIB lalu.

H.Bambang memaparkan bahwasannya kompensasi atau uang bising yang diberikan untuk warga di 6 wilayah RT dari kegiatan kontraktor proyek pembangunan kawasan industri PT IGL itu senilai 100 ribu rupiah per orang setiap bulannya, sementara untuk RT dan RW serta ketua pemuda masing masing 1 juta rupiah per bulan, sedangkan untuk kompensasi Kades senilai 10 Juta rupiah setiap bulan.

“Uang mingguan nya pun ada,dan hal ini sudah berjalan selama dimulainya proyek tersebut dan semua ada catatan atau arsipnya bahkan setiap tahun perusahaan memberikan seekor sapi untuk lingkungan serta pernah pula memberikan bahan bangunan seperti semen untuk pembangunan Masjid ” Tegas H Bambang”.

Sementara itu Ahmad Suhud dari LSM BP2A2N sekaligus sebagai kuasa dari warga terdampak menambahkan, terkait persoalan tersebut pihaknya akan berupaya untuk mengambil langkah tegas dalam menyelesaikan persoalan masalah warga yang terdampak yang mengakibatkan kerusakan pada lahan pertanian warga yang mengakibatkan gagal panen.

“Yang jelas pasti terdapat kelalaian dalam produktifitas proyek tersebut baik secara teknis maupun non teknis, namun hingga saat ini belum ada tindak lanjut yang baik disini kami menduga ada unsur kesengajaan yang diperbuat oleh oknum-oknum yang menyalahgunakan kepercayaan untuk masyarakat sehingga dampak buruk pun terjadi ” tegas Suhud “. ( Red/Brn ).

Please follow and like us:
0
20