TPINews21.com Kabupaten Tangerang | Meski sudah dilelang saat periode Jamaludin menjadi Direktur Utama Perumda Pasar Niaga Kertaraharja, dan Toni Wismantoro menjabat Direktur Operasionalnya, namun sampai saat ini sudah berjalan tiga tahun belum ada progres pembangunannya, bahkan dilokasi lahan yang akan dibangun pasar tematik itu justru sekarang dijadikan kantor wisata arena bermain waterboom Bos Dino.

PLT Diretktur Utama Perumda Pasar Niaga Kertaraharja Ashar Asmat saat dikonfirmasi terkesan slow respon, namun dia saat ini sedang proses.

“Pembangunan saat ini sedang dalam proses kang,” terang Ashari saat dikomfirmasi lewat Whatsupnya.

Sementara tokoh masyarakat Balaraja Retno Juarno mengatakan, kerjasama dengan swasta dalam pembangunan tentunya ada kontrak yamg tertuang, kebiasaannya untuk pembangunan dua tahun kontrak pembangunan dan pihak swasta menyetorkan laba 30 persen ke PD Pasar.

“Untuk kerjasama PT Imperial Bangun Persada dengan perumda pasar saya tidak tau, apakah 2 tahun atau lebih kontraknya, rencananya saya mau mempertanyakannya hal itu,” kata Retno Juarno, Senin (28/3/2022).

Terkait bangunan kantor waterbom yang berdiri di lahan aset Perumda Pasar, menurut dia, itu tidak dibenarkan, karena lahan itu bukan milik waterboom, apalagi bangunan permanen tersebut tidak memiliki IMB dari pemerintah daerah.

“Kita meminta agar Peumda Pasar lebih tegas lagi dalam menjalankan tugasnya, kalau memang melanggar kontrak yah diberi sanksi lah,” pungkas Retno Juarno yang juga sebagai sosial kontrol dari LSM Kompak.
Red/Brn.

Please follow and like us:
0
20