TPINews21.com Kabupaten Tangerang | Sebanyak 6 orang warga di perumahan Sudirman Indah kelurahan Tigaraksa Kabupaten Tangerang Banten terserang penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD), penyakit yang ditularkan oleh nyamuk Aedes aegypti dan Aedes albopictus.

Sebagai langkah antisipasi dan pencegahan terhadap penyakit DBD itu, warga RT 03, RW 06 Kelurahan Tigaraksa Kabupaten Tangerang melakukan gotong royong fogging menyisir lokasi yang menjadi sarang nyamuk Aedes aegypti dan Aedes albopictus, Sabtu (9/4/2022).

Ketua RW 06 Kelurahan Tigaraksa, Kecamatan Tigaraksa Kabupaten Tangerang Abdul Munir H Syarif Mansyur, M.Si mengatakan saat ini ada warganya yang terjangkit DBD terutama di wilayah RT 03 Blok B Sudirman Indah.

“Hari ini warga lakukan gotong royong untuk fogging agar jentik nyamuk tidak berkembang biak,” kata Munir kepada media yang ditemui di lokasi.

Selain fogging kata Munir, upaya yang kami lakukan membersihkan saluran air atau selokan yang ada dilingkungan dan juga barang yang tidak berfungsi.

Ditempat terpisah, Ketua RT 03 RW 06 Kelurahan Tigaraksa Medi Supernenti mengatakan untuk kasus DBD di wilayahnya sekitar 6 kasus.

“Warga yang terkena DBD ada 6 orang, yang sudah keluar rumah sakit ada 3 orang. Sedangkan yang lain masih dirawat di Rumah sakit swasta.

Ia mangku dirinya sudah melaporkan ke lurah Tigaraksa dan saran lurah agar di laporkan ke Puskesmas Tigaraksa.

Setelah kami lapor ke Puskesmas Tigaraksa, dan ada utusan puskesmas mengunjungi rumah warga yang terjangkit DBD dengan melihàt kamar mandi beberapa rumah,” ucap Medi

Selang beberapa hari kami mengajukan fogging di lingkungan RT 03 perumahan Sudirman Indah Kelurahan Tigaraksa ke Puskesmas Tigaraksa, karena ada penambahan kasus dua orang dan saat ini masih di rawat di Rumah Sakit.

“Kami sudah minta ke Puskesmas Tigaraksa agar lingkungan kami di fogging, dari Puskesmas Tigaraksa menyarankan agar membuat surat permohonan diketahui RT, RW dan Kepala Desa atau Lurah ke UPTD Puskesmas Tigaraksa dengan melampirkan kasus DBD (KDRS), dan dari Puskemas akan menyampaikan permohonan ke Dinkes Kabupaten Tangerang,” terang ketua RT Medi.

Karena terlalu lama prosedurnya, kami bersama warga bergotong royong urunan uang menyewa alat fogging DBD, sedangkan tenaga kami gotong royong penyemprotan dari ujung gang ke gang lainnya.

” Kami takut ada penambahan kasus DBD karena itu kami bergerak cepat melakukan fogginģ DBD di lingkungan,” katanya.

Selain lingkungan perumahan, lingkungan pendidikan di SDN 5 Tigaraksa yang ada di perum sudirman indah juga kami lakukan fogging agar anak anak sekolah tidak tergigit nyamuk DBD.

Ditempat terpisah lurah Tigaraksa H Ramawinata menjelaskan terkait kasus DBD di wilayah RW 06 pihaknya menyarankan lapor ke Puskesmas Tigaraksa, agar segera ditangani.

Dia juga menyarankan agar warga tetap menjaga kebersihan lingkungan terutama saluran air atau drainase di lingkungan masing-masing.

“Cuaca tidak menentu kadang panas sore nya dan hujan sampai malam,” ujar Rama.

Red/Brn.

Please follow and like us:
0
20